Cara
Melatih Anak yang Mengalami Kesulitan Membaca dan Menulis
Usia
anak kelas I SD merupakan usia yang tepat untuk mulai melatih anak membaca dan
menulis. Namun, terkadang kita jumpai anak yang mengalami hambatan untuk lancar
membaca dan menulis. Tentu saja ini menjadi kendala di dalam pembelajaran
karena bagaimana seorang anak dapat memahami pelajaran jika tidak bisa membaca
dan menulis. Apalagi jika keadaan ini terus berlanjut ke tingkat kelas yang
lebih tinggi. Seperti di sekolah dasar tempat saya bekerja, setidaknya terdapat
empat orang anak yang masih belum lancar membaca dan menulis. Keempat anak
tersebut kini duduk di kelas II. Tiga dari mereka merupakan anak yang pernah
tinggal kelas. Setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut, keempat anak
tersebut memiliki perhatian yang kurang terhadap pelajaran, mudah teralihkan
konsentrasinya, sulit untuk diajak berfikir, dan cenderung kurang bisa diam.
Maka berdasarkan hal tersebut, anak ini perlu pengajaran secara khusus. Sebab,
hal tersebut tidak dapat dibiarkan terlalu berlarut-larut. Di sisi lain, guru
kelas ketika mengajar di kelas tidak mungkin hanya fokus mengajar pada keempat
anak tersebut.
Bagaimana mengatasi hal
tersebut? Usaha yang dapat dilakukan tentu saja diperlukan waktu di luar jam pelajaran
untuk fokus melatih anak tersebut. Hal ini perlu peranan dari orang tua
misalnya secara rutin melatih anak belajar membaca dan menulis di rumah. Jadi,
tidak hanya di sekolah. Namun, pengajaran secara khusus juga dapat dilakukan di
sekolah dengan memberikan waktu khusus tersendiri kepada anak tersebut untuk
dapat mengembangkan kemampuan membaca dan menulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar