Sabtu, 15 Maret 2014

Cara Melatih Anak yang Mengalami Kesulitan Membaca dan Menulis



Cara Melatih Anak yang Mengalami Kesulitan Membaca dan Menulis

            Usia anak kelas I SD merupakan usia yang tepat untuk mulai melatih anak membaca dan menulis. Namun, terkadang kita jumpai anak yang mengalami hambatan untuk lancar membaca dan menulis. Tentu saja ini menjadi kendala di dalam pembelajaran karena bagaimana seorang anak dapat memahami pelajaran jika tidak bisa membaca dan menulis. Apalagi jika keadaan ini terus berlanjut ke tingkat kelas yang lebih tinggi. Seperti di sekolah dasar tempat saya bekerja, setidaknya terdapat empat orang anak yang masih belum lancar membaca dan menulis. Keempat anak tersebut kini duduk di kelas II. Tiga dari mereka merupakan anak yang pernah tinggal kelas. Setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut, keempat anak tersebut memiliki perhatian yang kurang terhadap pelajaran, mudah teralihkan konsentrasinya, sulit untuk diajak berfikir, dan cenderung kurang bisa diam. Maka berdasarkan hal tersebut, anak ini perlu pengajaran secara khusus. Sebab, hal tersebut tidak dapat dibiarkan terlalu berlarut-larut. Di sisi lain, guru kelas ketika mengajar di kelas tidak mungkin hanya fokus mengajar pada keempat anak tersebut.
Bagaimana mengatasi hal tersebut? Usaha yang dapat dilakukan tentu saja diperlukan waktu di luar jam pelajaran untuk fokus melatih anak tersebut. Hal ini perlu peranan dari orang tua misalnya secara rutin melatih anak belajar membaca dan menulis di rumah. Jadi, tidak hanya di sekolah. Namun, pengajaran secara khusus juga dapat dilakukan di sekolah dengan memberikan waktu khusus tersendiri kepada anak tersebut untuk dapat mengembangkan kemampuan membaca dan menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar